Mengenai Saya

Foto saya
Aku telah jatuh CinTa... aku telah jatuh cinta pada penciptaku... aku telah jatuh cinta pada seseorang yang telah mengubah dunia ini dengan kasih sayang yang telah diutus oleh Rabb... aku jatuh cinta pada din yang telah menjadikan aku seorang muslim... dan aku cinta kepada dua orang yang telah mencintai anaknya dengan tulus... dan aku akan mencintai Suamiku kelak hanya karena Alloh dan RasulNya... Aku telah jatuh cinta...

Kamis, Juli 12, 2007

To Give oR To Get

" TO GIVE OR TO GET"
Seorang pebisnis muda datang mengadukan masalahnya kepada sahabat saya yang berprofesi sebagai konsultan spiritual bisnis. Pebisnis itu membuka masalahannya dengan mengatakan," Pak saya memiliki adik yang sangat durhaka. Ketika kuliah saya yang membiayai. Ketika dia menikah saya yang menikahkan dan menanggung semua biayanya.Sekarang berbekal satu kwitansi atas namanya, diaakan menggugat saya ke pengadilan. Dalam gugatannya ia mengatakan rumah yang saya tempati adalah milik adik saya."Pebisnis muda itu diam sejenak sambil menarik napas panjang. Kemudian dia meneruskan ceritanya, "Padahal rumah itu saya beli dengan tetesan keringat saya.
Saya nggak habis pikir, mengapa dia tega melakukan ini. Saya minta petunjuk dari Bapak bagaimana menunduk kan adik saya.

Saya ingin agar adik saya sadar dan tidak usah membawa permasalahan itu ke pengadilan. Saya malu dengan banyak orang."Kemudian konsultan bertanya, "Dari mana uang yang kamu gunakan untuk membangun rumahmu?"Orang itu menjawab, "Dari hasil jerih payah usaha saya. Saya pernah punya usaha pom bensin tapi sekarang sudah bangkrut."Terus dari mana modal usaha pom bensinmu? desak sang konsultan. Dia terdiam.Setelah menarik nafas panjang, dia berkata , "Modal usaha pom bensin saya peroleh dari hasil penjualan tanah milik ibu saya.Saya jual tanah itu tanpa izin ibu saya. Ibu saya kecewa, tak lama setelah kejadian itu ibu saya dipanggil Yang Maha Kuasa.""
Itulah sebab musabab problem anda. Memulai usaha dengan uang yang tidak bersih bahkan dengan cara menyakiti ibu kandung anda. Ironisnya, anda belum sempat meminta maaf kepada ibu anda dan beliou sudah meninggal dunia," jawab sang konsultan."Terus bagaimana saya selanjutnya? " kata orang itu.Konsultan energik itu menjawab, "Ikhlaskan rumah itu buat adik anda.Kehidupan anda tidak akan berkah dengan rumah yang merupakan buah dari menyakiti ibu anda."Butiran jernih mengalir di pipi orang itu. Dengann ada tersengal dia berkata, "Lalu dimana keluargasaya harus berteduh?
Sang konsultan menjawab, "Allah , Tuhan Penguasa Alam Maha Kaya, pasti ada jalan yang akan Dia berikan."Sesampainy a di rumah sang kakak memanggil adiknya,"Adikku daripada kita bertengkar di pengadilan dan hubungan persaudaraan kita rusak hanya karena rumah ini, aku serahkan rumah ini untukmu.Aku ikhlas. Rumah ini sebenarnya milik ibu, bukan milik saya. Mulai hari ini, rumah ibu ini aku serahkan sepenuhnya untukmu."Sang adik berdiri dan kemudian memeluk sang kakaks ambil berkata, "Kakakku, rumah ini adalah rumahmu maka ambilah.Saya tidak akan meneruskan di pengadilan. Tinggalah dengan damai di rumah ini bersama istri dan anak-anak kakak.Saya bangga menjadi adikmu. Saya tak ingin kehilangan engkau kakakku..."

Keduanya berpelukan dengan linangan air mata dimasing-masing pipinya.Kisah nyata di atas memberi pelajaran kepada kita bahwa ketika kita berpikir apa yang akan saya dapatkan (to GET) maka yang kita peroleh adalah kegelisahan dan permusuhan.Sebalikn ya ketika kita berpikir apa yang bisa saya berikan ( to GIVE ) maka yang kita peroleh kedamaian, rasa hormat, rasa cinta dan persaudaraan.
Tatkala kita berpikir to GET pada hakekatnya kita masih TERJAJAH Terjajah oleh harta, terjajah oleh jabatan, terjajah oleh kepentingan dan terjajah oleh gengsi.Orang- orang yang merdeka adalah orang yang di dalam dirinya tertanam kuat sikap to GIVE Bila ia memiliki harta, ilmu dan karunia lainnya ia selalu berpikir kepada siapa lagi saya harus berbagi. .. berbagi...dan berbagi. Negeri ini akan terus tumbuh, berkembang, maju dengan diselimuti kedamaian, rasa cinta,persaudaraan, dan kemulian bila sebagian besar diantara kita mengembangkan sikap to GIVE ketimbang to GET Kita semua harus selalu berpikir, apa yang sudah saya berikan buat anak, mitra kerja, perusahaan, pasangan hidup, saudara, orang tua, bangsa dan Sang Maha Pencipta?
Pertanyaan itu harus selalu tertanam kuat dalam setiap aktivitas kita sehari-hari. Jangan kedepankan to GET dalam sikap keseharian kita.Pada saat sebagian besar orang memiliki sikap to GIVE kita sudah boleh mengatakan bahwa kita memang sudah MERDEKA.

Mengapa Ketika MaRaH kita BeRTeRiak?????

MENGAPA BERTERIAK?

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;
"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara
dengan suara kuat atau berteriak?"

Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab;
"Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu
berteriak."

"Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada
disampingnya.
Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"

Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut
pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.

Sang guru lalu berkata; "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi
kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harusberteriak.

Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua
orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"

Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.
"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

"Ketika anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak.Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata
mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu anda."

8 Pertanda Soulmate kita ^_^

Dua manusia yang merasa saling berjodoh pasti memiliki ikatan emosional, spiritual dan fizikal antara keduanya. Hanya dengan menatap mata
atau mendengar suaranya, kita akan merasakan getaran dan seolah ingin terus bersamanya.
Benarkah seperti itu?

Lalu, apakah ada petanda lainnya agar
seseorang dapat merasakan bahwa si dia jodoh (soulmate) kita atau bukan?

Petanda 1

Rahasia sepasang kekasih agar dapat memiliki usia hubungan yang panjang adalah dengan adanya saling kerjasama. Kamu dan dia selalu dapat saling membantu, dalam urusan remeh atau besar. Paling penting adalah kamu berdua selalu dapat melalui segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Apakah kamu sudah merasakan perkara tersebut? Jika ya,
selamat...
kerana ada harapan bahwa dia adalah calon pendamping hidup kamu!


Petanda 2

Salah satu kriteria yang menentukan sesuai atau tidaknya dia sebagai jodoh kamu atau bukan adalah kemampuannya bersikap bersahaja di depan kamu. Coba sekarang perhatikan, apakah gerak-geriknya, caranya berpakaian, gaya rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya?
Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat? Jika tidak, maaf kemungkinan besar dia bukan jodoh kamu!


Petanda 3

Adanya derita batiniah membuat hati kamu berdua dapat selalu saling tahu. Dan bila kamu atau si dia dapat saling membaca fikiran dan menduga reaksi serta perasaannya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat!
Sebenarnya dialah destini kebahagian kamu...


Petanda 4

Bersamanya dapat membuat perasaan kamu menjadi tenang, dan tanpa perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu
dan setiap hari tanpa membuat kamu merasa bosan... Inilah petanda bahwa kamu berdua kelak akan saling terikat.


Petanda 5


Dia selalu ada untuk kamu dalam situasi apapun. Dan dia selalu dapat memahami situasi dalam hati kamu baik dalam suka dan duka.
Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang-surut, suka-duka saat bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali.
Apakah dia orang pertama yang datang memberi bantuan tatkala kamu dirundung musibah? Dia selalu faham saat emosi kamu
terganggu? Dia tahu keadaan waktu anda sakit?
Jika ya, tak salah lagi. Dialah orangnya...


Petanda 6


Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga kamu, dia tak peduli dengan masa lalu kamu saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak
malu-malu menceritakan masa lalunya... Nah,
kalau begitu ini bisa berarti dia sudah siap menerima kamu apa adanya..


Petanda 7


Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan kamu tak malu-malu perlihatkannya pada si dia.
Bahkan pada saat kamu tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat kamu bangun tidur atau saat kamu sakit dan tak mandi
selama dua hari. Ataupun menceritakan sejujurnya kepada kamu tentang kelemahan dan kekurangannya. .. Nah! Kamu dan dia
memangnya disuratkan untuk bersama!


Petanda 8


Bila merasa rahasia kamu bisa lebih selamat di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat kamu yang lain. Atau kamu merasa sudah tak
dapat lagi menyimpan rahasia apapun darinya,
maka berbahagialah! Karena ini berarti pasangan sejati telah kamu temukan!

SebeRaPa PiNTaRkaH aNda????!!!!

Dibawah ini Ada empat ( 4 ) pertanyaan Dan satu pertanyaan bonus.
Jawablah semua tanpa banyak pikir. ..
Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?

Ayo cari tahu, seberapa pintar anda... .
Siap? GO!!! (gulung layar)


Pertanyaan pertama:
Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?








Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang Ada di posisi nomor dua!
Jangan ngaco lagi, ya?.




Sekarang jawab pertanyaan kedua,
Tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?
Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisiĆ¢€¦?
(gulung layar)










Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGIĆ¢€¦ Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?
Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ' kan?

Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.
Ambil 1000 Dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 . !
Tambahkan 1000 lagi<> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?
Gulung layar.....











Apakah hasilnya 5000 ?
Jawaban yang benar adalah 4100.
Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ' kan ?
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar...
....Mungkin.



Pertanyaan keempat:
Ayah Mary punya lima andak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?












Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!

Okay, sekarang ronde bonus:
SEORANG bisu pergi ke toko Dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, IA berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko Dan IA berhasil membeli sikat gigi...
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu Dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?












Jawaban : Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu...